
Bagai sayap kunang yang robek
Tertatih dalam kedinginan remang-remang
Ingin ku berkata iya
Tapi mulut ini membeku tanpa emosi
Sampai kapan??
Tidak adakah ruang damai bersahabat
Hanya jejak kecil tanpa alas kaki yang terdengar
Berderu derap beriringan dengan langkah sang jelita
Sampai kapankah??
Berderu derap beriringan dengan langkah sang jelita
Sampai kapankah??
Pertanyaanku ini akan tersimpan??
Maukah kau sulam kembali sayap kecil ini?
Mampukah kau buat kembali sang kunang terbang
Mampukah kau buat kembali sang kunang terbang
0 comments:
Post a Comment